Minggu, 25 Agustus 2013
Menjadi Pandu
(Cerita api unggun no.3). Semboyan Pandu ialah : ''SEDIA'',yang berarti kamu harus selalu siap sedia baik jiwa maupun raga akan kewajiban. Lencana Pandu berbentuk ujung panah yang menunjukkan utara pada peta atau kompas. Lencana Pandu selalu menujuk ke atas,menunjukkan jalan melakukan kewajiban dan arah yang benar. Ketiga ujung anak panah mengingatkan kamu kepada ketiga janji pandu (Trisatya). Seragam pandu yang dipakai saat ini di banyak negara,hampir serupa dengan yang dipakai oleh para polisi Afrika selatan. .
Apa yang dikerjakan oleh pandu
(Cerita Api Unggun No.2). Woodcraft adalah pengetahuan tentang binatang-binatang dan alam. Dalam mempelajari bermacam-macam binatang dan tumbuhan,mulai dari jejaknya,bagaimana cara makannya,bagaimana cara hidupnya,bagaimana cara membuat sarangnya,dsb. Harus diingat pula,setiap pandu harus bersifat Ksatria,artinya seorang pandu harus bisa menjaga kehormatan dirinya. Tak akan berdusta atau mencuri. Setia kepada Tuhan,negara,dan bangsa. Hormat dan santun kepada wanita,anak-anak dan orang-orang lemah,mereka juga suka menolong. Patriot berasal dari kata patria yang berarti orang yang cinta tanah air. Para patriot itu bukan hanya para prajurit atau pejuang yang berperan untuk negara saja,tetapi para dokter,perawat,insinyur,guru,dosen,pelajar,atau bahkan petani sekalipun bisa disebut patriot. Terdapat pula cerita tentang terjadinya pembunuhan di Elsdon,yang mengisahkan sebuah cerita tentang pengalaman seorang anak gembala yang berkat ketabahan dan keberaniannya (Robert Hindmarsh-si gembala) berhasil menangkap si pembunuh yang bernama Willie Winter yang telah merampok serta menganiaya seorang perempuan tua bernama Margaret Crouzier hingga tewas. Si penjahat lalu dihukum gantung di kota Newcastle. .
Pekerjaan Pandu.
(Cerita Api Unggun no.1). Mafeking,sebuah kota di Afrika Selatan telah dikepung bangsa Boer tahun 1899-1900. Berkat kegigihan dan ketabahan penduduk kota tersebut,kota Mafeking dapat mempertahankan diri dan selamat dari pengepungan. Lord Edward Cecil,telah mengumpulkan remaja-remaja pria untuk membantu jalannya peperangan sebagai kadet-kadet pembawa berita,penjaga dsb. Sersan Mayor Korps para kadet itu adalah seorang remaja pemberani bernama Warner Goodyear,yang juga disebut-sebut sebagai pandu yang pertama. .
Apa yang harus ku kerjakan nanti
Aku ingin sekali membuat para orang miskin menjadi kaya seperti kita (tulis Stephe) dan mereka secara hukum berhak untuk bisa bergembira seperti kita,dan siapapun orang yang berada wajib memberi orang yang tidak punya. Dan kita harus bersyukur kepada Tuhan yang telah menganugerahi kita. Dan Dia telah membuat orang miskin dan orang kaya dan aku akan memberitahumu bagaimana untuk menjadi baik. Sekarang akan kuberitahu. Kau harus selalu berdoa kepada Tuhan,tetapi kau tidak bisa menjadi orang baik hanya dengan berdoa saja,tetapi kau harus berusaha keras untuk menjadi orang baik. Ditulis Baden Powell, 26 Februari 1865. .
Jumat, 23 Agustus 2013
KSM (Cerita Tak Terganti)
Hmmm lembaga pendidikan KSM, dengan semboyannya “lebih pasti dan pasti lebih”. KSM Harapan Indah adalah tempat bimbel gue waktu SMA. Di tempat inilah gue dapet bimbingan selain di sekolah. Pertama gue les itu pas gue kelas 2 SMA, gue dapet di kelas 2A1. Masa kelas 2 gue di KSM berjalan biasa aja, menurut gue gag ada sesuatu yang berarti. Namun, semua berbeda pas gue kelas 3 SMA, tepatnya 3A5, semuanya jadi berarti banget buat gue, dan semua itu, ga bakal terganti.
Pertama-tama, gue mau cerita tentang guru-guru di KSM HI.
Di KSM itu ada Kak Eben, kak Eben ini guru matematika sekaligus kepala cabang, pokoknya terkenal banget dengan kata “Macam Gag Soal”.
Di KSM itu ada Kak Marwan, yang suka menamai dirinya “Marwan Asik” dengn mata pelajaran yang diajarkannya “Fisika Asik”. Kak Marwan itu kocak abis dan terkenal dengan kata “YOIIIII”.
Di KSM itu ada Kak Rhandy, pengajar kimia, yang kata temen2 gue di 3A5 mirip sama Jimmy Neutron.
Di KSM itu ada Kak Tyas yang super kalem, di ini ngajar biologi.
Di KSM itu ada Kak Ronaldo yang jadi idola siswi-siswi KSM, dan tiap belajar bahasa inggris sama dia, selalu ada time for translate.
Di KSM itu ada Kak Putri, guru bahasa Indonesia yang baiiiiiik pake banget, sabar banget ngadepin tingkah anak-anak kelas gue yang banyak tingkah.
Di KSM itu ada Kak Haris dan Kak Rivai, mereka adalah penjaga KSM yang tingkahnya kocak, tapi baik, dan setia nemenin gue sampe gue dijemput ibu gue walaupun sampe malem.
Dan pastinyaaa di KSM itu ada Kak Siscaaa, yang selalu menyapa setiap siswa siswi KSM yang baru dateng, kece bgt dah, hahah.
Sebulan menjelang UN, ada yang namanya Gessit UN, pas gessit ini gue dan temen2 gue latihan soal2 UN, seru siih tapi belum seberapa dibanding pas Intensive.
Sebelum Intensive gue dapet buku sakti yang isinya soal2 SNMPTN, dan program intensive itu disebut PIESTA. Semua gue perjuangin di PIESTA demi PTN, bahkan gue rela gag ikut perpisahan sekolah demi ikut PIESTA. Dari pagi sampe malem gue dan temen2 gue belajar, berat memang, tapi gue tau, bakal ada hasil yang memuaskan dibalik semua ini, seperti kata pepatah “Bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian”.
40 hari berlalu, PIESTA pun berakhir, dan saatnya pelepasan siswa-siswi KSM. Kita semua dikumpulin di KSM Pondok Kelapa, bareng anak2 KSM dr cabang lain.
Pas acara ini, masing2 cabang disuruh bikin yel2, dan akhirnya muncul suatu ide entah dari siapa yang berbunyi “KSM Harapan Indaaaah, YOI, MACAM GAG SOAL!!!”” dan hebohnya lagi ada penampilan dari Kak Marwan feat Irene yang bawain lagunya Pasha dan Adel, tapi liriknya diganti jadi tentang PTN gitu. Ada acara makan bersama juga, dan yang terakhir acara doa bersama krn 2 hari setelah acara ini kita semua bakal menghadapi SNMPTN.
Ya Allah, izinkan kami semua lulus PTN J
To be continue...
Selasa, 19 Maret 2013
Ilmu Budaya Dasar
Pengertian.
Ilmu Budaya Dasar adalah pengetahuan yang diharapkan dapat memberikan
pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan
untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Istilah llmu Budaya
Dasar dikembangkan di Indonesia sebagai pengganti istilah Basic Humanitiesm
yang berasal dari istilah bahasa Inggris"The
Humanities". Adapun istilah Humanities itu sendiri berasal dan
bahasa latin humanusyang
bisa diartikan manusia,
berbudaya dan halus. Dengan mempelajari the htimanities diandaikan
seseorang akan bisa menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya dan dengan
nilai-nilai yaitu nilai-nilai manusia sebagai homo humanus atau manusia
berbudaya. Agar supaya manusia bisa menjadi humanus, mereka hams mempelajari
ilmu yaitu the humanities disamping tidak meninggalkan tanggungjawabnya yang
lain sebagai manusia itu sendiri.
Tujuan.
· Mengusahakan penajaman kepekaan mahasiswa terhadap
lingkungan budaya, sehingga mereka lebih mudah menyesuaikan diri dengan
lingkungan yang bane, terutama untuk kepentingan profesi mereka.
· Memberi kesempatan pada mahasiswa untuk memperluas
pandangan mereka tentang masalah kemánusiaan dan budaya serta mengembangkan
daya kritis mereka terhadap persoalan-persoalan yang menyangkut kedua hal
tersebut.
· Mengusahakan agar mahasiswa, sebagai calon pemimpin
bangsa dan negara serta ahli dalam bidang disiplin masing-masing, tidak jatuh
ke dalam sifat-sifat kedaerahan dan pengkotakan disiplin yang ketat. Usaha ini
terjadi karena ruang lingkup pendidikan kita amat sempit dan condong membuat
manusia spesialis yang berpandangan kurang luas. kedaerahan dan pengkotakan
disiplin ilmu yang ketat.
Tiga Kelompok Ilmu
Pengetahuan.
Ilmu Pengetahuan
Alam adalah istilah yang digunakan yang
merujuk pada rumpun ilmu dimana obyeknya adalah benda-benda alam dengan
hukum-hukum yang pasti dan umum, berlaku kapan pun dimana pun. sedangkan dari
sisi Ilmu Alamiah Dasar adalah mempelajari tentang metode - metode ilmu
kealaman dalam menjelaskan gejala - gejala alam secara lebih filosofis.
Ilmu Pengetahuan
Sosial adalah sekelompok disiplin akademis
yang mempelajari aspek-aspek yang berhubungan dengan manusia dan lingkungan
sosialnya. Sedangkan Ilmu Sosial Dasar adalah pengetahuan yang menelaah masalah
- masalah sosial, khususnya masalah - masalah yang diwujudkan oleh masyarakat
Indonesia, dengan menggunakan teori - teori seperti (fakta, konsep, teori) yang
berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu - ilmu
sosial seperti (Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik,
Ekonomi, Psikologi Sosial dan Sejarah).
Ilmu Pengetahuan Budaya adalah ilmu-ilmu pengetahuan yang dianggap bertujuan membuat manusia lebih manusiawi, dalam arti membuat manusia lebih berbudaya. Kategori yang tergolong dalam ilmu ini seperti (Teologi, Filsafat,H ukum, Sejarah, Filologi, Bahasa, Budaya & Linguistik (Kajian bahasa), Kesusastraan, Kesenian, Psikologi). Sedangkan Ilmu Budaya Dasar adalah suatu ilmu yang mempelajari dasar dasar kebudayaan pola yang terjadi dalah kehidupan sehari - hari dalam manusia.
Persamaan dan
Perbedaan IBD dengan IPS.
Persamaan:
Ø Keduanya merupakan bahan studi untuk
kepentingan program pendidikan atau pengajaran
Ø Keduanya bukan merupakan disiplin ilmu yang
berdiri sendiri
Ø Keduanya mempunyai materi yang terdiri dari
kenyataan sosial dan permasalahan sosial
Perbedaan:
IBD diberikan pada
tingkat perguruan tinggi sedangkan IPS diberikan pada tingkat pendidikan dasar
maupun tingkat pendidikan lanjutan menengah pertama sampai menengah atas.
IBD merupakan matakuliah
tunggal artinya tidak memiliki kelompok mata pelajaran sedangkan IPS adalah
kelompok dari sejumlah mata pelajaran diantaranya Sejarah, Ekonomi, Geografi,
Sosiologi, dan lain-lain.
IBD bertujuan untuk
memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang
dikembangkan untuk mengkaji masalah manusia dan kebudayaan sedangkan IPS
bertujuan untuk pembentukan pengetahuan dan keterampilan intelektual.
http://wikipedia.com
Selasa, 04 Desember 2012
Sistem Kasta di Bali.
Pada suatu masyarakat pasti mempunyai penghargaan tertentu terhadap hal hal tertentu dalam masyarakat yang bersangkutan. Penghargaan yang tinggi tentunya akan menempatkan diri seseorang pada kedudukan yang tinggi pula dari hal hal yang lainnya. sesuatu yang di hargai dalam masyarakat dapat berupa uang atau benda benda yang memiliki nilai ekonomis, tanah, kekuasaan, ilmu pengetahuan, kesalehan dalam agama atau mungkin juga keturunan yang terhormat. Dengan adanya hal hal tersebut di masyarakat, maka tidak dapat dipungkiri pada masyarakat itu juga akan timbul suatu pelapisan sosial. Bentuk bentuk lapisan masyarakat berbeda beda dan banyak sekali, sekalipun dalam masyarakat yang kapitalis, demikratis, dan bahkan komunis. Lapisan masyarakat tersebut sudah ada sejak manusia mengenal kehidupan bersama dalam suatu organisasi sosial. Pelapisan sosial sendiri dapat diartikan sebagai pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas kelas secara bertingkat ( secara hierarkis). Stratifikasi atau pelapisan sosial dapat terjadi dengan sendirinya dalam masyarakat, dapat pula dibentuk secara jelas dalam rangka untuk mengejar atau memenuhi cita cita dn tujuan tujuan tertentu. Stratifikasi sposial tersebut muncul disertai dengan adanya pertumbuhan masyarakat tersebut. Terdapat dua sistem pelapisan di dalam suatu masyarakat, yatiu sistem pelapisan tertutup dan sistem pelapisan terbuka. Dalam sistem pelapisan tertutup, kemungkinan pindahnya seeorang dari satu lapisan ke lapisan lain sangatlah dibatasi, dan satu satunya jalan untuk menjadi anggota suatu lapisan masyarakat yaitu dengan cara melalui kelahiran atau keturunan. Sistem seperti ini biasanya terdapat dalam masyarakat yang masih menganut sistem feodal ( tradisional kerajaan) atau dalam masyarakat kasta dalam agama hindu di India maupun di Bali.
a. kasta Brahmana.
Kasta brahmana merupakan kasta yang memiliki kedudukan tertinggi, dalam generasi kasta brahmana ini biasanya akan selalu ada yang menjalankan kependetaan. Dalam pelaksanaanya seseorang yang berasal dari kasta brahmana yang telah menjadi seorang pendeta akan memiliki sisya, dimana sisya-sisya inilah yang akan memperhatikan kesejahteraan dari pendeta tersebut, dan dalam pelaksanaan upacara-upacara keagamaan yang dilaksanakan oleh anggota sisya tersebut dan bersifat upacara besar akan selalu menghadirkan pendeta tersebut untuk muput upacara tersebut. Dari segi nama seseorang akan diketahui bahwa dia berasal dari golongan kasta brahmana, biasanya seseorang yang berasal dari keturunan kasta brahmana ini akan memiliki nama depan “Ida Bagus untuk anak laki-laki, Ida Ayu untuk anak perempuan, ataupun hanya menggunakan kata Ida untuk anak laki-laki maupun perempuan”. Dan untuk sebutan tempat tinggalnya disebut dengan griya.
b. Kasta Ksatriya.
Kasta ini merupakan kasta yang memiliki posisi yang sangat penting dalam pemerintahan dan politik tradisional di Bali, karena orang-orang yang berasal dari kasta ini merupakan keturuna dari Raja-raja di Bali pada zaman kerajaan. Namun sampai saat ini kekuatan hegemoninya masih cukup kuat, sehingga terkadang beberapa desa masih merasa abdi dari keturunan Raja tersebut. Dari segi nama yang berasal dari keturunan kasta ksariya ini akan menggunakan nama “Anak Agung, Dewa Agung, Tjokorda, dan ada juga yang menggunakan nama Dewa”. Dan untuk nama tempat tinggalnya disebut dengan Puri.
c. kasta Wesya.
Masyarakat Bali yang berasal dari kasta ini merupakan orang-orang yang memiliki hubungan erat dengan keturunan raja-raja terdahulu. Masyarakat yang berasal dari kasta ini biasanya merupakan keturunan abdi-abdi kepercayaan Raja, prajurit utama kerajaan, namun terkadang ada juga yang merupakan keluarga Puri yang ditempatkan diwilayah lain dan diposisikan agak rendah dari keturunan asalnya karena melakukan kesalahan sehingga statusnya diturunkan. Dari segi nama kasta ini menggunakan nama seperti I Gusti Agung, I Gusti Bagus, I Gusti Ayu, ataupun I Gusti. Dimana untuk penyebutan tempat tinggalnya disebut dengan Jero.
d. Kasta Sudra.
Kasta Sudra merupakan kasta yang mayoritas di Bali, namun memiliki kedudukan sosial yang paling rendah, dimana masyarakat yang berasal dari kasta ini harus berbicara dengan Sor Singgih Basa dengan orang yang berasal dari kasta yang lebih tinggi atau yang disebut dengan Tri Wangsa. Sampai saat ini masyarakat yang berasal dari kasta ini masih menjadi parekan dari golongan Tri Wangsa. Dari segi nama warga masyarakat dari kasta Sudra akan menggunakan nama seperti berikut :
- Untuk anak pertama : Gede, Putu, Wayan.
- Untuk anak kedua : Kadek, Nyoman, Nengah.
- Untuk anak ketiga : Komang.
- Untuk anak keempat : Ketut.
Dan dalam penamaan rumah dari kasta ini disebut dengan umah.
Langganan:
Postingan (Atom)